Monday, December 27, 2004
<$BlogItemDateItem$>
<$BlogItemAuthorNick-name$>
Menangis....... sedih........
Dunia ini ternyata sudah mendekati "ajal-nya"...."the end of the world" will be come true.........
Dari Abu Hurairah r.a.: Rasulullah berkata, “Kiamat tidak akan terjadi hingga:
(1) Dua kelompok besar saling berkelahi di mana akan terdapat sejumlah besar korban dari kedua belah pihak sedangkan mereka mengikuti doktrin agama yang sama, (2) Akan muncul 30 Dajjal (pendusta), dan masing-masing dari mereka akan mengaku sebagai Nabi, (3) Pengetahuan tentang agama akan menghilang seiring dengan wafatnya dari para ahli agama,
(4) Meningkatnya jumlah bencana gempa bumi, (5) Waktu akan berlalu dengan cepat, (6) Munculnya fitnah, (7) Meningkatnya angka pembunuhan, (8) Kesejahteraan melimpah-begitu melimpahnya sampai orang-orang kaya khawatir bahwa tidak akan ada orang yang dapat menerima sedekahnya, dan setiap kali ia menawarkan hartanya untuk disedekahkan kepada seseorang, seseorang tersebut akan berkata, ‘Aku tidak dalam keadaan membutuhkannya’, (9) Orang-orang saling berkompetisi untuk mendirikan bangunan-bangunan tinggi, (10) Seseorang yang melewati sebuah makam akan berkata, ‘Bagaimana seandainya aku yang berada di tempatnya’, (11) Dan sampai matahari terbit dari barat. Maka ketika matahari terbit dan semua orang melihatnya (terbit dari barat) mereka akan meyakini (memeluk Islam) namun saat itu adalah waktu ketika Allah Ta’ala akan berkata:
“…tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya…” (Qs. 6:158)
Berkata Ali bin Abi Talib, Akan datag di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya saja, agama hanya bentuk saja, Al-Qur'an hanya dijadikan bacaan saja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut Asma Allah. Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga. Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat."
Sabda Rasulullah S.A.W, "Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada agama, orang lelaki taat kepada isterinya, mendurhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, orang dimuliakan kerana ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamat."
Subhanallah......Maha Suci Allah atas semua rahmat yang telah Beliau limpahkan kepada kita semua. Sungguh dari semua ini banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil....
Pagi ini ada sesuatu dalam hatiku yang bergejolak, tidak seperti rasa yang biasa kudapati, lebih..lebih....Hmmm Ya Allah apa yang bisa kulakukan untuk mereka yang sedang Kau uji, sungguh ku tak mampu membayangkan jika hal itu terjadi padaku.....Alhamdulillah, Subhanallah, Allahuakbar....aku masih Kau beri kesempatan untuk menghirup udara ini lebih lama tapi entah, entah sampai kapan......Semoga aku bisa mempergunakan sisa waktuku dengan sebaik-baiknya....Amien.....dan aku sangat bersyukur ternyata sebagian besar umat-Mu masih peduli dan simpati dengan hal ini......Teman-teman terimakasih atas bantuan dan kerjasamanya... Semoga amal dan ibadah kita diterima Allah sebagai amal yang akan mengangkat derajat kita kelak ...Amien.
Special for....all of my office partner
Thanks.....
Thanks 4 giving us 23 Comments

Sunday, December 26, 2004
<$BlogItemDateItem$>
<$BlogItemAuthorNick-name$>
Seekor Belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan ia bertemu dengan seekor belalang lain, namun ia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya. Dengan penasaran ia menghampiri belalang lain itu dan bertanya, "Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia dan ukuran tubuh?"Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan, "Dimanakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan.Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalan lain yang hidup di alam bebas.Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan kebiasaan bisa membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita. Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam-dalam bahwa apakah hal itu benar adanya ataukah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.Tahukah Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dengan seutas tali yang terikat pada sebilah pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada sesuatu yang mengikat kakinya, padahal "sesuatu" itu bisa jadi hanya seutas tali kecil......Pernahkan Anda bertanya kepada diri Anda sendiri bahwa Anda bisa "melompat lebih tinggi dan lebih jauh" kalau Anda mau menyingkirkan "penjara" itu? Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap di luar batas kemampuan dan pemikiran Anda?Sebagai manusia kita berkemampuan untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin Anda capai. Sakit memang, lelah memang, tapi jika Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu akan terbayar. Pada dasarnya, kehidupan Anda akan lebih baik kalau Anda hidup dengan cara hidup pilihan Anda sendiri, bukan dengan cara yang dipilihkan orang lain untuk Anda.....resonansi.........I will be here....
Thanks 4 giving us 0 Comments

Mulai hari ini aku harus jalani hidupku sendiri, hehehehe bukan hal yang baru sebenarnya. Sudah sejak lalu memang kujalani hidupku sendiri. Semua keputusan atas diriku ya harus aku sendiri yang putuskan, tapi anehnya aku kadang tidak punya kuasa untuk mengambil semua keputusan. Ibarat air teh dalam gelas yang sudah disaring. Meski sebenarnya kuingin melati dalam teh itu juga masuk dalam gelas, atau kadang malah kuingin semua teh itu juga ikut, hingga aku bisa merasakan "sari"-nya dalam tubuhku.... Sayang, saringan itu terlalu kecil untuk ditembus, kecuali ada yang mau membuat saringan itu berubah pikiran.... tidak lagi menyaring teh dan melatiku, hingga aku bisa lebih merasakan dunia...hingga aku bisa merasakan lebih....lebih....
Kuputuskan untuk pergi, aku harus tunjukkan pada saringan itu, kini aku sudah bisa menyaring sendiri, "Jangan khawatirkan aku Ring, percayalah padaku, cukup sekali saja kamu berikan aku kesempatan, jika aku gagal kali ini, aku janji tidak akan membuatmu mencemaskan aku lagi, kan kuijinkan dengan tulus kau selalu melindungiku, itu janjiku padamu, aku selalu penuhi janjiku :)"......lirih dalam hatiku berkata "Maafkan aku........"
Meski berat kan kucoba untuk melangkah, sungguh......Kan kubuktikan pada dunia, aku telah dewasaaaaa, jalan yang selama ini kutempuh, perubahan yang selama ini kualami, kegagalan yang selama ini menimpaku, cercaan yang selama ini menyapaku, dan kebahagiaan yang selama ini kudapatkan akan selamanya mendampingi kisah hidupku...Kankujadikan pegangan hingga kumampu, aku tidak akan pernah lelah untuk mencoba, meski hanya satu kali kesempatan yang kupunya, aku tidak akan menyerah........
Maafkan aku.......
Maafkan aku.......
Maafkan aku.......
Maafkan aku.......
..................................
...........................................
.......................................................
..........................................................................
Thanks 4 giving us 0 Comments

Wednesday, December 22, 2004
<$BlogItemDateItem$>
<$BlogItemAuthorNick-name$>
Semua tak seindah dulu
Kala ku-takut
Kuserahkan semua hanya pada-Mu
Kala ku-rindu
Kuingin selalu bersama-Mu
Kala ku-kalut
Kubersujud dan memohon ridho-Mu
Semua tak seindah dulu
Kala ku-bahagia
Kubersyukur pada-Mu
Kala ku-riang
Kubertafakur menyebut nama-Mu
Kala ku-tersenyum
Kuberharap ampunan-Mu
Semua tak seindah dulu
Kala badai datang menyapuku
Ku-lupa untuk kuatkan akarku
Kala sinar mentari enggan menyapaku
Ku-lupa untuk menyimpan sinarmu
Kala air tak lagi mengaliriku
Ku-lupa untuk menjamahmu
Kini tak kan kubiarkan semua berlalu
Ijinkan aku meminta
Ijinkan aku berharap
Ijinkan aku berlari
Kan kuukir seindah dulu
Kan kulukis kanvasku dengan pena terbaikku
Kan kuserahkan semua pada-Mu
Kuyakin badai pasti berlalu
Hanifah
Thanks 4 giving us 0 Comments

Hidup itu indah
Jika Allah selalu di hati
Karena Allah...
Membaguskan yang buruk
Menyembuhkan yang sakitMelapangkan yang sempit
Mengayakan yang miskin
Meringankan yang berat
Hingga hidup menjadi indah
Seindah ciptaanNya..
Hidup itu perjuangan
Jika Allah selalu di hati
Karena Allah...
Maha Menatap
Maha Mendengar
Maha Tahu
Hingga aku ta' bisa lari drNyadengan menuruti hasratku..
Hidup itu tenang
Jika Allah selalu di hati
Karena Allah adalah Penenang Sejati
Hingga galau, risau, dan juga gelisah lenyap
Saat aku ingat cintaNya...
Hidupku adalah izinNya
Sudah seharusnya aku berbakti padaNya
Apapun yg DIA berikan
Aneh kiranya cinta untukNya terbagi dgn yg lain
Sedangkan nikmatNya, cintaNya, untukku
Tiada pernah terbagi
Aneh juga kiranya jika hati menjadi risau dan galau
Sedangkan petolonganNya begitu dekat..
Aku harus tegarAku juga harus tegas
Hingga Rasul bangga melihatku
berjalan dimuka bumi dengan tegar dan tegas ku
Namun semuanya itu tidak berarti tanpa ada sebuah kesabaran
Karena Allah senantiasa bersama orang2 yang sabar
Sabar menghadapi segalanya
Karena Allah selalu dihati
Hingga yakin Allah Yang Maha Pengasih akan membantuku
Andai Allah sudah dihati
Tiada masalah yang tidak dapat teratasi
Allah Maha Berkuasa
DIA memungkinkan yang tidak dan tidak Memungkinkan yang mungkin
Semua kejadian karena izinNya, kasih dan cinta-Nya
Allah Maha Baik dan DIA selalu memberi yg terbaik untukku
Allah Maha Indah dan DIA selalu memberi yg terindah untukku
Cukup serahkan segala urusan padaNya
Karena DIA Penentu Sejati
Hingga aku tak mengenal risau, galau, apalagi gelisah...
Grifingga Shintamaya Putri
Thanks 4 giving us 0 Comments

"Assalamu'alaikum......", sapaku saat mulai masuk rumah besar itu. Kusebut rumah besar, karena rumah itu memang besar, sangat tidak sebanding dengan penghuninya yang bisa diitung dengan satu jari, kadang-kadang sih hehehehe soalnya waktu-waktu tertentu rumah itu sangat ramai.....hmmmmm damai deh rasanya. Semenjak aku mulai babak baru dalam hidupku dengan "bermain" di luar rumah (sebutanku untuk bekerja, :) soalnya aku bekerja hanya saat-saat tertentu saja perlu "think harder" selebihnya fun :D), caraku menjalani hidup juga sudah mulai mengalami perubahan.
Kucoba untuk melihat lagi lembaranku sebelumnya, hehehehe ternyata klo diamati bener2 emang ada fase-fase-nya. Yah memang inilah hidup, semakin kusadari arti hidup ini. Segala sesuatu selalu ada prosesnya...Semoga ku selalu menapak maju.....Amien...........
.....Matahari mulai menggelincir ke barat, eh ga mulai lagi dhing udah kali ya :), soalnya adzan maghrib sudah terdengar, ada apa denganku......pertanyaan itu selalu berkutat di kepalaku sepanjang malam. Dulu saat kesibukan adalah makanan harianku, saat istirahat adalah teman jauhku, saat hujan adalah kekasihku, saat panas jadi saksi perjalananku, saat malam adalah sapaku, aku tak pernah bermasalah dengan seorang yang bernama capek. tapi mengapa kini setiap saat aku selalu saja bermasalah dengannya?????
Sepertinya aku telah menemukan musuhku, ya musuh hidup dan jiwaku... capek..... aku berjanji aku pasti akan mengalahkanmu....Kau selalu menjadikan aku malas, letih, kesal,....ughhhh Hmmm tapi aku tidak akan membiarkanmu merasa menang, dan tidak akan kusalahkan lagi dirimu untuk kesekian kalinya....Aku berjanji aku akan menaklukkanmu, hingga saat kau mulai datang kembali menyapaku, kau tidak akan punya keberanian untuk itu....Kan kucoba gali dan kenali lagi diriku, hingga tidak ada lagi virus capek yang menjadikan semua alasan untuk istirahat....Kamu boleh tertawa sekarang, karena kusadar ku belum temukan vaksin untuk mengalahkanmu, kankucari backing-mu, kan kudapatkan kembali semua kekasihku.....
-----------zzzzzzzz---------
Ternyata kudapati diriku diatas tempat tidur, "...lho kok jam 1......, aduh....", hehehehe kukalah lagi :(..... Aku tidak akan pernah lelah untuk mengalahkanmu.......Kankupupuk lagi semangatku, hhhhh tidak akan gentar.....AllahuAkbar.........
Subhanallah......air wudhu, kembali menyapaku, aku ingin berkhalwat dengan Kekasihku lebih lama lagi......Syahdu......Alhamdulillah.........
Hingga kudengar kembali suara adzan dan kudapati kembali capek membawaku pergi di mushola itu......Seperti janjiku akuuuuu tidaaaaaak akaaaaaan pernaaaaaaaaah menyeraaaaaaaaaaaaaaaaah!!!!!!!!
teruntuk......my best compete partner...."capek"
.............
Thanks 4 giving us 1 Comments

Haloscan commenting and trackback have been added to this blog.
Thanks 4 giving us 0 Comments
